Selasa, 28 Oktober 2025

Modul prinsip kerja statik komputer class C untuk satu ruangan

 Modul mengenai prinsip kerja IP statik Class C untuk satu ruangan mencakup pemahaman tentang IP Address Kelas C dan langkah-langkah konfigurasi IP statik pada setiap komputer.

Prinsip Kerja IP Statik Kelas C

IP Address Kelas C umumnya digunakan untuk jaringan skala kecil seperti dalam satu ruangan atau Local Area Network (LAN), karena memiliki daya tampung hingga 254 host per jaringan (256 alamat total dikurangi alamat network dan broadcast).

Konsep Dasar

  • Format Alamat: Alamat IP Kelas C dimulai dari 192.0.0.0 hingga 223.255.255.255.

  • Pembagian Bit: Tiga oktet pertama (24 bit) digunakan sebagai Network ID dan oktet terakhir (8 bit) digunakan sebagai Host ID.

    • Contoh: Pada IP 192.168.1.x dengan Subnet Mask default 255.255.255.0 (atau /24), 192.168.1 adalah Network ID yang sama untuk semua komputer dalam ruangan, dan x adalah Host ID yang unik untuk setiap komputer.

    • Static Routing (Ruting Statis): Dalam konteks ini, "statik" merujuk pada penetapan IP Address, Subnet Mask, dan Default Gateway secara manual pada setiap komputer, bukan melalui DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol).

Cara Kerja Static IP

  1. Penetapan Manual: Administrator (Anda) menetapkan secara manual IP Address (misalnya, 192.168.1.2, 192.168.1.3, dst.) dan Subnet Mask (255.255.255.0) yang seragam untuk semua komputer dalam ruangan.

  2. Identifikasi Jaringan: Setiap komputer menggunakan Subnet Mask untuk menentukan bagian mana dari IP Address yang merupakan Network ID dan mana yang Host ID. Karena Network ID-nya sama, semua komputer mengetahui bahwa mereka berada dalam satu jaringan lokal yang sama.

  3. Default Gateway: Alamat Default Gateway (biasanya alamat router, misal 192.168.1.1) juga ditetapkan secara manual. Ini adalah alamat yang akan digunakan komputer untuk mengirim paket data ke luar jaringan lokal (misalnya, ke internet).


🖥️ Langkah Konfigurasi IP Statik (Contoh di Windows)

Untuk mengonfigurasi IP statik Kelas C pada komputer di satu ruangan:

  1. Buka Pengaturan Jaringan: Buka Control Panel Network and Internet Network and Sharing Center.

  2. Ubah Pengaturan Adapter: Klik Change adapter settings atau jenis koneksi yang digunakan (misalnya, Ethernet). Klik kanan dan pilih Properties.

  3. Pilih Protokol IP: Klik dua kali pada Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4).

  4. Isi Data Statik: Pilih opsi Use the following IP address dan masukkan data berikut secara manual:

    • IP Address: Tetapkan alamat unik untuk setiap komputer (misalnya, PC1 = 192.168.1.2, PC2 = 192.168.1.3, dst. Pastikan unik dan dalam range yang sama).

    • Subnet Mask: Standar untuk Kelas C adalah 255.255.255.0.

    • Default Gateway: Alamat router yang menghubungkan jaringan ke luar (misalnya, 192.168.1.1).

  5. DNS Server (Opsional): Masukkan alamat DNS Server (Preferred dan Alternate), misalnya 8.8.8.8 dan 8.8.4.4 (DNS Google).

  6. Simpan: Klik OK untuk menyimpan perubahan.


Video ini menjelaskan cara setting IP Address di komputer, termasuk pembahasan tentang IP statik dan kelas IP Address yang relevan dengan pertanyaan Anda: Cara Setting IP Address di komputer.

Apakah Anda ingin saya memberikan contoh penentuan range IP Address Kelas C yang spesifik untuk jumlah komputer tertentu di ruangan tersebut?


🛠️ Contoh Skema IP Statik Kelas C

Untuk jaringan lokal skala kecil, kita akan menggunakan IP Private Kelas C dan Subnet Mask default.

KomponenNilai yang DigunakanKeterangan
Network ID192.168.1.0Alamat jaringan. Digunakan untuk mendefinisikan jaringan.
Subnet Mask255.255.255.0 (/24)Standar Kelas C. Memungkinkan hingga 254 host.
Default Gateway192.168.1.1Alamat IP Router (Gerbang utama ke internet).
Rentang Host ID2 hingga 254Alamat IP yang tersedia untuk perangkat.

1. Konfigurasi Router (Default Gateway)

IP Address ini harus dikonfigurasi pada interface LAN (Local Area Network) di router Anda.

  • IP Address Router: 192.168.1.1

  • Subnet Mask: 255.255.255.0

2. Konfigurasi Komputer (Client)

Anda akan menetapkan IP Address statik secara manual pada setiap komputer. Karena ada 20 unit komputer, Anda akan menggunakan Host ID dari 2 hingga 21.

PerangkatIP Address Statik yang DitetapkanSubnet MaskDefault Gateway
Komputer 1192.168.1.2255.255.255.0192.168.1.1
Komputer 2192.168.1.3255.255.255.0192.168.1.1
............
Komputer 20192.168.1.21255.255.255.0192.168.1.1

Catatan Penting:

  • Keunikan: Setiap IP Address harus unik. Anda harus melacak alamat mana yang sudah digunakan (misalnya, membuat daftar/peta).

  • DNS: Untuk koneksi internet, Anda juga perlu memasukkan alamat DNS Server (misalnya, DNS Google: Preferred 8.8.8.8 dan Alternate 8.8.4.4) pada konfigurasi setiap komputer.

✅ Prinsip Kerja Konfigurasi Ini

  1. Koneksi Lokal: Semua komputer memiliki tiga oktet pertama (192.168.1) yang sama dan Subnet Mask (255.255.255.0) yang sama. Ini memberitahu mereka bahwa mereka berada di jaringan yang sama. Mereka dapat berkomunikasi satu sama lain secara langsung (misalnya, ping 192.168.1.2 dari Komputer 20).

  2. Koneksi Eksternal: Ketika Komputer 5 (IP 192.168.1.6) ingin mengakses internet, paket data akan otomatis dikirim ke Default Gateway (192.168.1.1), yaitu router. Router kemudian yang akan meneruskan paket tersebut keluar jaringan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TUGAS WAN 1